Dunia Kesehatan - Demam merupakan salah satu tanda adanya peradangan atau infeksi dalam tubuh. Perlu Asep ketahui bahwa banyak sekali penyebab demam.
Sulit berkonsentrasi yang Asep keluhkan pun bisa saja terjadi akibat penyakit yang menyebabkan Asep demam saat ini. Akan saya coba jelaskan tentang demam beserta beberapa kemungkinan penyebab dari demam yang Asep keluhkan.
Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh berada di atas 37.5 derajat celsius. Infeksi ringan hingga parah bisa menyebabkan demam.
Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri atau parasit. Yang Asep alami sebenarnya adalah panas tubuh yang tinggi sehingga menyebab kan tubuh melakukan reaksi kompensasi (berusaha untuk menurunkan suhu), sehingga Asep malah merasa kedinginan.
Demam dianggap sangat tinggi dan berpotensi berbahaya jika suhu tubuh mencapai 39° celcius atau lebih. Untuk itu Asep sebaiknya memeriksa temperatur suhu tubuh Asep dengan menggunakan alat pengukur suhu (thermometer).

Beberapa penyebab demam diantaranya :
- Dehidrasi atau kurangnya cairan dalam tubuh yang disertai dengan gejala seperti mulut kering, makin jarang buang air kecil, detak jantung yang lebih cepat, dan tingkat kesadaran yang menurun.
- Pasca imunisasi terdapat riwayat imunisasi sebelum terjadinya demam
- Sakit tenggorokan biasa disertai dengan batuk, nyeri menelan, tidak nafsu makan
- Keracunan makanan disertai dengan mual muntah maupun diare.
- Tifus atau demam tifoid yaitu infeksi kuman Salmonella Typhi, biasa melalui makanan atau minuman yang tercemar dengan keluhan demam disertai mual muntah, diare maupun konstipasi (sulit BAB)
- Varicella atau cacar air biasa diikuti dengan muncul nya koreng / ruam kulit
- Infeksi saluran kemih, terjadi juga gangguan saat BAK, baik nyeri maupun BAK sedikit sedikit
- Demam berdarah : dapat juga disertai dengan perdarahan spontan seperti mimisan, gusi berdarah dsb
- Malaria : sebagian besar kasus didapat pada pasien dengan riwayat berpergian ke daerah endemis malaria (daerah dengan angka kejadian malaria yang cukup tinggi) seperti daerah Timur Indonesia
Berikut ini adalah gejala-gejala lain yang perlu diwaspadai dan bila terdapat gejala – gejala berikut segeralah menemui dokter:
- Sakit kepala yang parah
- Muntah-muntah secara terus-menerus
- Mata menjadi sensitif terhadap cahaya terang
- Ruam yang muncul dan menyebar dengan cepat
- Leher terasa kaku dan sakit saat menunduk
- Sesak napas dan sakit di dada
- Kejang-kejang
- Sakit saat buang air kecil
- Gerakan otot dan panca indera melemah
SITUS POKER ONLINE 24 JAM - POKER ONLINE PULSA TELKOMSEL - POKER ONLINE PULSA XL - SITUS POKER ID PRO - SITUS POKER 24 JAM
- Istirahat cukup. Anda butuh beristirahat yang cukup untuk memulihkan diri dan membantu kekebalan tubuh. Terlalu banyak beraktivitas dapat meningkatkan suhu tubuh Anda.
- Gunakan pakaian yang tipis dan berada di ruangan dengan udara yang sejuk.
- Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi . Demam bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan.
- Konsumsi obat penurun panas yang dijual bebas seperti paracetamol.
Bila setelah melakukan hal – hal di atas namun keluhan menetap, atau bertambah parah bahkan disertai tanda bahaya yang sudah saya sebutkan sebelumnya,
saya sarankan Asep untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lengkap mulai dari anamnesis (pertanyaan seputar keluhan Agi), pemeriksaan fisik termasuk pemeriksaan suhu badan, dan bila diperlukan dilakukan pemeriksaan penunjang seperti lab darah.


0 Comments